I am blackpapillon on ffnet . I also write korean RPFs. I wrote excerpts, bits and sneak peeks at my writing sketchbook, and I am the founder of winterblossom, Indonesian SasuSaku community. I also love drawing. Want to say hello?
Today's weather is really comfy and I don't want to get out from my bed haha. I just arrived at home yesterday evening. So tired and I don't even do any of my campus tasks. Should I skip class today? I am too lazy to do anything unless types and clicks on mouse.
My wardrobe doesn't get any new addition since September last year and today I realized I really need to buy some basic supplies, like black pants, knits, shirts, and a new bag. Oh, my daily shoes has also worn out, too.
But I want a new skirt. One of my resolution for 2012 is.. I want to wear more skirt. Sadly, my wallet says no more impulsive shopping. Last year I splurged too much on make-up... other people might say that's not too much (the total is under IDR 200k), but I never bought so much things in one time. Those new blush is just so tempting... ;A;
Wait for me this week, Salman friday market!
Chiffon chiffon chiffon and more chiffons. Chiffon cake! Gimme oneeee.
My cellphone died down yesterday. I couldn't even receive or send any messages. I am currently broke so I think I'll keep it as is. The phone was a present from Dad. I'm not planning to sell it or anything.
Life without cellphone relieved my stress, actually. New bedroom wallpaint and bag is still on top of my to-do-and-buy-list. I hope I can do it this weekend. I need to re-paint my bedroom walls more than I need a new cellphone. It can wait.
I'm craving for a lazy time at bed I guess.
I stumbled upon http://www.papier-mache.com.au/ , a really, really stylish Australian digital magazine about kids but also aimed for adults (their parents, obviously) and creative community. It's really cool, like Lula.
| Saya? Itu tuh yang pendek nyengir ketutupan kembang sedikit. |
| backstage sebelum pulang! atas ki-ka: chacha, saya, keci, nadine, wira. bawah ki-ka: chacha, saya, keci, hasri, wira. |
.... meskipun sebenernya nggak jelas sih apa yang menyebabkan hari ini bad day. Mungkin karena sekarang saya lagi nulis dengan kaki pegel-pegel hasil jalan kaki kesana-kesini (yang sebenernya sih ngga terlalu jauh juga. jadi?) Someone once says, kalau punya bad day, jangan tag post ini, tapi tetep tulis aja supaya semuanya hilang, jadi oke deh sama saya nggak dipost.
Ngomongin soal bad day, setelah mikir lima menit (alias ngereblog beberapa foto lucu di tumblr dan benerin autopost posterous), bener ya orang yang bilang (lagi-lagi orang bilang....) kalo hari yang buruk biasanya dimulai karena kesiangan. Dan ini kok kayaknya apply yah? Meskipun ngga jelas juga bad day karena apa...
Jadi ya, saya kesiangan. Bangun jam 8 lebih dengan kenyataan kuliah jam 9. Dengan jarak rumah-kampus yang alaihim itu, ya saya baru nyampe jam 10. Tapi ngga ada dosen, absen doang. Lega sih. Tugas kuliah berikutnya, dikumpul minggu depan -- kuliah berikutnya juga ngga ada.
pulangnya saya ke BIP dulu untuk belikan kue, soalnya saya maunengok nenek saya yang sakit. Nemu bando lucu buat bayi dan ujungnya saya beli buat si dede yang lucu banget ituh :"> Dan akhirnya malah belanja kebanyakan karena beli manikur dan sikat badan juga.... aih saya emang paling ga bisa pegang uang...
Mungkin yang bikin bete itu karena saya kesiangan, merasa kehabisan waktu, dan pegel kali ya? Juga kerjaan yang ngga beres-beres. tbh I am currently involved with a (somewhat) interesting project, tunggu tanggal main publikasinya haha.
Tadi ngobrol sama teman saat makan siang, soal pursuing your dreams dan mencari kesmpatan. Ujungnya menghasilkan keputusan saya mesti lebih rajin ngeblog. Enteng banget ya kelihatannya? Tapi kenyataannya, susah banget bikin diri konsisten untuk menulis :|
'til next time!
| clockwise melody//summer artwork; weheartit archive i, ii; the tumbled sea |
"Padahal hanya SMS tengah malam dari provider seluler, tapi tubuh saya gemetaran karena takut isinya berita yang tak mengenakkan. Saya takut mendengar berita orang yang mati. Saya takut mati."
Yak itulah pertanyaan pertama saya.
Menurut Wikipedia, keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak disebut Nuclear Family (keluarga inti). Di luar itu, keluarga yang memiliki tambahan lain disebut extended family.
Saya selalu tertarik dengan keluarga -- berhubungan darah, hidup bersama, dan dekat. Dengan beberapa pengecualian, kebanyakan keluarga selalu jadi orang-orang terdekat bagi tiap anggotanya. 'Keluarga' memang nggak harus didefinisikan dengan 'ayah dan ibu', sih; tiap orang punya deskripsi masing-masing.
Kondisi keluarga saya sudah jauh berbeda dibandingkan, sebutlah, saat saya masih TK. Selain jumlah orang yang berubah, personilnya juga berubah. Hehehe... Ah, pengen scan foto keluarga sih, tapi harus nyari dulu di tengah tumpukan. Mungkin nanti post ini akan saya edit kalau udah nemu foto-fotonya. :3
Mulai dari keluarga inti -- as usual, saya punya Ayah, yang tergolong keras, kaku, dan err workaholic alias gila kerja. Nasihat beliau yang menempel terus adalah: aim high. Sampai sekarang.
Ada Ibu, jurnalis semangat yang sering bicara random. Kalau dengan Ayah saya hanya bisa ngobrol serius (berlanjut dengan berantem), Ibu adalah sisi penyeimbang. Serandom-randomnya Ibu adalah orang yang sangat random sampe banyak banget menciptakan vocabulary yang kayaknya cuma keluarga kami aja yang ngerti maksudnya apa. :P
Ada Adik Perempuan, yang sifatnya antara mirip-ngga-mirip sama saya, usianya empat tahun di bawah saya. Dia orangnya cenderung ekstrovert dan outgoing, lebih daripada saya yang ramenya cenderung pilih-pilih. Lalu ada adik cowok yang usianya delapan tahun di bawah saya, si bungsu yang mahiwal dan kasian karena puna dua kakak cewek. Itulah susunan keluarga v 1.0, karena memang tadinya kami 'direncanakan' sebagai tiga bersaudara saja.
Tapi, manusia hanya bisa berencana, Allah yang menentukan, iya toh :) Si kecil bungsu, adik cowok #2, lahir di tahun 2005. Beda usianya dengan saya empat belas tahun. Dia lahir dengan beberapa keistimewaan. Istimewa karena ternyata Allah masih mempercayakan satu anak lagi untuk dibesarkan saat Ibu mulai sakit-sakitan. Istimewa karena dia bisa lahir relatif sehat ketika Ibu mulai menjalani kehidupan dibayangi operasi dan obat-obatan. Istimewa, dan untuk keistimewaan itu, si bungsu baru ini harus menjalani dua operasi kala usianya belum juga genap setahun.
Lalu Ibu meninggal tahun 2007--berefek pada si bungsu yang akhirnya diasuh oleh keluarga adik Ayah di luar kota. Berkurang dua anggota sekaligus, menyisakan Ayah, saya, dan dua orang adik; keluarga versi 2.0 minus.
Tiap keluarga punya masa ups-and-downs masing-masing, dan mungkin ini adalah salah satu dari downs-nya. Sepi, tertekan, sedih. Sedih karena ditinggal Ibu, orang yang paling dekat buat saya waktu itu; sepi karena Ayah saya yang gila kerja tetap (dan makin) gila kerja; lalu ada perasaan hopeless, tertekan, karena saya nggak bisa mempertahankan si bungsu yang masih kecil untuk tetap bersama-sama kami. Karena saya memang belum mampu, nggak bisa apa-apa.
Tapi, dari situ, ada banyak hikmah yang bisa diambil. Saya dan adik-adik jadi dekat. Bukannya sebelumnya sama sekali nggak dekat, tapi makin dekat karena saya perlahan-lahan bisa melihat lebih banyak detail. Detail yang selama ini terlewatkan karena sudah diambil oleh Ibu dan saya merasa nggak perlu memperhatikan. Dari keluarga v2.0 minus ini, selain belajar ngatur uang belanja, beres-beres, dan masak (lol), saya juga belajar mengenal lebih jauh anggota-anggota keluarga yang lain, dan (akhirnya) merasa bertanggung jawab dengan apa yang saya katakan, lakukan, contohkan, akan berpengaruh banyak pada pertumbuhan kedua adik saya yang masuk masa tweens itu.
Ada yang hilang, ada yang datang.
Ada revolusi baru di keluarga v2.0 ini, sebut aja versi 3.5 karena berubahnya lumayan banyak, haha. Ayah saya menikah lagi, ada tiga orang bertambah. Saya dapat dua orang adik cowok tambahan, dan somehow, akhirnya saya bisa ngerasain gimana rasanya punya adik yang lebih jangkung dari diri sendiri. Hua ha ha ha. Saya nggak begitu biasa dengan perubahan. Saya juga yang paling bermasalah saat perubahan itu datang. Tapi dengan bantuan orang-orang di sekitar, mungkin saya... berhasil? Kind of? ;p
Dan muncul keluarga v4.0! :D Meet the newest girl on the block, Salma Suci Airina!
| Holding a teddy bear. Isn't she cute? :3 |
| Look, she smiles at you! :D |
| Sailor Favorit? Sailor Uranus dan Neptunus (Haruka Tenou & Michiru Kaioh) |
| image from corbisimages.com |
Hi, it's been awhile! :D
I had no internet for a couple weeks and it was horrible. It's still no internet now, I'm using my sister's PC right now, and not using your own computer is no good. Ew. I take hiatus on some of my online project, including my journaling, because I simply too lazy to carry around my USB disk everywhere (and getting virus on them.).
But still, I miss this blog! It's 7:30 AM in the morning, and I'd love to share my Saturday lovely things today. (Hey, I wanna keep this blog as my dump of inspirations forever.)
Boil a honey tea for myself :D
CNBLUE released one of their song, imagine, via HAZZY BAG CF. Some people (okay, many people) think this song is telling about Yonghwa's feeling for Seo, lol. It isn't confirmed, but the song is written by Yonghwa. Check the english trans (and the song, obvsly) here.
While my friend continuing our group's weaving assignment, I sat and doodle. Thinking about new CNBLUE's song, "Imagine". Who's the composer? Is it Yonghwa?
Richard Nicoll Pre-Autumn Fall 2012
ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh top row *________________________*
plum
Named for the fruit, traditionally plum is an average of the purple and red colors of a plum.
Answer: On the red side of purple, the Web color plum is lighter than the traditional plum color derived from the plum fruit.
… a feminine color
… a romantic color
… a royal color
… a Springtime color
… an Easter color
Beige
These words are synonymous with beige or represent various shades of the color beige.
Buff, camel, oatmeal, tan, sand, biscuit, cream, ecru, mushroom.
White
Love is All I Know - Sunny Hill
so this is why they add more Janghyun/Jubee a.k.a. ant/grasshopper in their newest MV. kekekeke. Their kiss was so cute.
King said in an interview that this photograph was taken as he tried to explain to his daughter Yolanda why she could not go to Funtown, a whites-only amusement park in Atlanta. King claims to have been tongue-tied when speaking to her. “One of the most painful experiences I have ever faced was to see her tears when I told her Funtown was closed to colored children, for I realized the first dark cloud of inferiority had floated into her little mental sky.”
no matter you try to deny it, girls are easy to fall in love (advantages? disadvantages?), and I can see it in Seohyun’s expressions throughout the year.
soompi news, your argument is invalid.
nggak ada tukang nanas.
Syit. Dan dari kemaren saya masih aja ngomongin nanas. Hari ini saya cuma kuliah satu matkul aja--yang satu lagi bolos. Makan pagi-siang a.k.a brunch (anjis sok keren gini) di kantin borju yang harganya borju banget. Nothing special. I mean, I shall do something meaningful.
Try terakhir untuk senyum sejak sakit kemaren. Hahaha di foto yang ini saya jadi keliatan chubby ya. Kenapa mendadak jadi narsis posting foto melulu gini? Ya, pengen liat aja apa saya kuat ngepost foto sendiri tiap hari (ha).
hari ini kuliah nggak jelas. Pulang nyari nanas dan makan nanas di rumah. Nanasnya enak, harga cuma enam ribu. Masalahnya, ga ada pengolahan serat nanas di Subang. Mati deh lo.Yang pasti, nanasnya enak. Meskipun hari ini masih fly fly, tapi udah enakan. Tapi kok kaki rasanya sakit banget ya? U_U
Okay this is a smile after sleeping for almost 5 hours - 11:00 am - 04:00 pm to be exact. Despite the fact I've been sleeping for 9 hours before.
Kemarin Sabtu saya ada muker dan rasanya nggak enak badan banget, tapi saya pikir ga masalah karena cuma batuk. Gatel2 tenggorokan aja. Pulangnya beliin baju buat Salma, adik bungsu saya yang ulangtahun ke satu (ha!) hari Minggunya. Pulang, langsung istirahat. Tidur. Eh besoknya super tepar, mungkin karena Sabtunya saya keliling2 mal buat beli kado. Hiks. Saya pikir nggak masalah ngedrop pas hari Minggu, tinggal tidur yang banyak, Senin juga seger lagi bisa kuliah. Gitu. Saya juga biasanya nggak ilang nafsu makan kok, jadi saya cuma makan cokelat, hal yang biasa saya lakukan kalau nggak enak badan. Padahal cokelatnya mahal lho, tapi rasanya ga enak di lidah saya huhuhuhu U_U makan juga males.. lha, kok ga kayak biasa ya.. Tapi sudahlah, hari Minggu itu saya tidur seharian.Hari ini saya pikir saya udah baikan, mungkin ngga enak badan paginya itu cuma karena saya baru bangun tidur. Tapi sampai jam 11 masih pusing sakit kepala dan ga enak banget. Akhirnya saya bolos kuliah dan tepar lagi di tempat tidur. Baru bangun sekarang. Huhuhu. Mudah2an besok udah bisa kuliah yah.Kemarin lusa (Rabu) akhirnya jenazah Angelina Yofanka, KL'09 yang hilang waktu rafting/arung jeram di Garut, ditemukan. Ketemunya dramatis sekali, karena ditemukan di daerah tak jauh dari tempat perahunya terbalik. Orangtuanya sudah menurunkan helikopter, 150 orang personel gabungan SAR dan lainnya sudah turun mencarinya, tapi ya, rahasia Tuhan, siapa yang tahu?
sejak tiga hari sebelumnya, doa mengalir banyak sekali buat Yofanka. dari twitter, facebook, blog, Beritanya diupdate terus secara aktual, dibaca oleh ribuan orang. Saya nggak pernah tahu Fanka, tapi saya merasa 'kenal' dengan dia semenjak beritanya wara-wiri di twitter, di facebook, di website. Bagaimana teman-temannya berjuang mencarinya, aliran doa dari persekutuan mahasiswa kristen di kampus, acara doa bersama, dan yang lainnya. Rasanya sedih sekali waktu Fanka akhirnya ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia. Saya memikirkan orang tuanya--bagaimana rasanya kehilangan anak yang sudah mereka besarkan sejak bayi? Saat saya datang ke kampus pagi harinya, di halaman depan ada banyak sekali karangan bunga bertumpuk-tumpuk. Tulisan-tulisan selamat jalan bermunculan dimana-mana, mulai dari dunia maya sampai jaket. Puluhan orang berbaju hitam terlihat bersiap di depan kampus. Malamnya diadakan acara malam duka untuk Yofanka, yang diadakan oleh teman-temannya di jurusan dan unit pecinta alam. Dosennya di KL juga memberikan arahan dan perkiraan dimana kira2 Fanka berada waktu statusnya masih dalam pencarian. Saya melihat lagi berita-berita, status-status, post blog, dan semua itu--saya pengen nangis rasanya. Nangis karena terharu, banyak sekali yang berdoa buat Fanka. Banyak sekali yang sedih buat dia, banyak sekali ucapan bela sungkawa dan doanya, begitu banyak dia diingat. Apa kalau saya meninggal entah kapan nanti, saya juga akan diingat seperti itu? Akan banyak didoakan seperti itu? Atau dilupakan begitu saja?Ya Allah, jadikanlah mati saya mati yang baik di jalan-Mu...So I have this so-called-impian of mine;
Versi delusionalnya ya, saya pengen punya fashion line ready-to-wear,
Saya nggak pernah bikin resolusi. Sekalipun membuat, saya tidak pernah benar-benar melaksanakannya--sehingga di tahun-tahun berikutnya saya sering sengaja tidak membuat resolusi karena selalu dibayangi ketakutan nggak bisa melaksanakannya.
Tapi ada beberapa resolusi sederhana untuk tahun ini yang penjelasan rincinya hanya saya tulis di notes pribadi:
1. Lebih rajin--beribadah, menulis, olahraga, dan belajar.
2. Lebih banyak bersyukur.
3. Mendokumentasikan hidup (cie) dalam sebuah jurnal secara rutin.
4. Lebih pintar mengatur waktu.
5. Konsentrasi :)
hari ini bikin batik tulis dan netes kemana-mana. uang untuk ngejahit belum ada, jadi pending dulu sampai besok. hmm besok harus jadi ke tukang jahit!
kehujanan.. pulang malem. dua penjahit sama-sama ga bisa terima orderan, yang satu ga bisa dihubungi. Semoga besok pagi bisa. Hari ini super capek.
hari ini beres ngejuri gelombang 5 IFA dalam sehari (dua jam tepatnya). Ke penjahit kirim order, bikin sketsa produk dan moodboard buat asesori fashion. Semoga akhir semester ini berjalan dengan mulus. Amin.
pukul setengah delapan maam saya masih ada di angkot yang berusha amenembus macet dan hujan, supaya bisa sampai rumah. Ada anak laki-laki, suaranya juga masih belum pecah, bawa rokok, minta korek sama supirnya.
"Wah boy, saya juga nggak ada korek," katanya, "lagian ngapain juga kamu ngerokok, masih kecil, kalau ngerokok itu buat ngilangin stres." "saya juga stres lah kang," imbuh anak itu sambil ketawa-ketawa.Si supir nyengir juga. Ia minta korek dari temannya sesama supir yang kebetulan lewat, lalu ia nyalakan rokoknya sendiri dan rokok si anak itu, sambil bilang, "anak sekolah kalau stres itu olahraga, salurin pake belajar, kalau orang susah kayak saya, pusing, ya baru ngerokok, boy." Yah, endingnya memang mereka ngerokok sih, dan si supir ningkahin si anak yang ngerokok (ngerokoknya yang santaiii, nggak takut apa ketahuan orang tua, bla bla bla), tapi entah kenapa, saya merasa yang saya dengar itu lucu. :3minggu pagi bersama rumah yang berantakan tanpa si bibi, tugas kriya 3 yang masih ga jelas dan nasi goreng bau kecap inggris. ha!
'kay, it's been awhile since my last post, so I think I must revive this so-called 'daily-journal'. Last few days I spent hours and hours doing macrame, even I am still doing it now. Just one more month and I am done, okay? Be strong meg!!!
Went to SMA 5 and excited to see that old building... met Sumantri-Sensei too. :)
o, few days ago I watched Up -- again. And to be honest, I can't not crying while watching that movie. Tee hee. Yak, orang bilang saya cerewet dan pecicilan dan seenaknya, tapi ternyata saya ini.. mungkin seorang hopeless romantic, ya? *muntah*
Saya pikir, kalau udah nonton lebih dari sekali,saya nggak akan nangis. Kenyataannya, tetep aja saya berurai air mata waktu nonton cerita Carl dan Ellie. Malah sampe sibuk dengan tissue dan bikin adik perempuan saya marah-marah karena dia jadi susah denger dialognya. Woooohoooo~ Saya sekarang sendirian, dalam artian lagi ngga punya pasangan dan juga ngga punya orang untuk digalauin aka kecengan (duuuuh!). Tapi seneng aja gitu lho, kalau melihat/membaca/menonton apapun yang bertemakan ini. Yah, maaf deh, saya emang cewek yang suka banget sama ending happily ever after.... with some bumpy roads to walk, of course. Kedua kakek dan nenek saya, baik dari pihak Ibu maupun Ayah, masih lengkap. Mereka masih bersama-sama. Kakek dan Nenek dari pihak Ayah saya, sering bertengkar, tapi cuma hal-hal kecil seperti soal minuman dan volume televisi, dan seringnya hal itu mengundang senyum dari anak-anaknya sendiri. Mereka berdua adalah teman sejak SD, begitulah yang pernah saya dengar.more at http://auliamega.blogspot.com/2011/09/to-grow-old-together.html#morecurrently working on macrame, and haven't done my college assignments, the dress is still barely done, while I must sew them properly tomorrow morning. Ugh.
went to Sushi Boon today with Fadhila and I ordered Lucky Luke. I love Dory Fish.
I am sick. period.
overslept. I sleep for 6 hours yesterday, wonder if I could get the dress in time.
will pull another all-nighter! Sleep at 4am today, then I went to GOR KONI to meet Hasri. Arrived home at 9am, then lazy work untik 11am, then sleeping until 2pm, another lazy work, went to grandma's house, came home at 8pm, then another roundwork of macrame.
Oh, I haven't done my campus assignments, of course. :(Quiet and very self-assured, you tend to keep your own council. Pragmatic and practical to a fault, you are not one to worry about the finer points of philosophical discourse. In fact, because you are very much an individualist, you often finds yourself at odds with the established truth or the wishes of the majority. You will often earn the wrath of an employer by taking upon yourself decisions which are rightly those of your manager. You are not one to take credit unless it is deserved. Similarly however, you will also not happily give credit where it is not due. In a romantic relationship you can be very frustrating. While you do care deeply and sincerely, and are willing to work at a relationship, your confidence in your own abilities can on occasion make it difficult to see the world from a partner’s point of view. Quiet and stoic at times, you can drive a more emotional individual completely up the wall. You can become overstressed and fatigued without knowing it. Taking time to rest between bouts of hard work can help to prevent a breakdown later on.
I'm dead. Well. So much things to do. Accompanied with a cup of black coffee, I'll pull another all-nighter today... well, it's already Sunday, btw. Guess what I did today? Macrame? Good! You guess it right. Deadline is Monday and I still have so much to do. Can't join the Halal Bihalal, and all in a sudden Dad told us that we'll go to grandma tomorrow afternoon. >_>
keliling pasar baru. Met Gilang, Maryam, Ghyna, and later, Dimas at Giggle Box. Dimas is still weird as usual. Super tired. plan to work on my macrame, but I was overslept, and now I'm just wake up. payaaaaaaaaaaaaah.
pagi: bangun kesiangan. ternyata dosen nggak masuk. terus nengok yangti, dan lagi-lagi belanja kebanyakan plus bando lucu buat dede. mudah2an yangti cepet sembuh. kaki pegel banget :((